Stop Marah-Marah! Ini Cara Santai Hadapi Anak Hiperaktif

Menghadapi anak yang super aktif memang bisa jadi tantangan tersendiri. Anak yang terlihat “nggak bisa diam” sering kali langsung dilabeli hiperaktif, padahal belum tentu demikian. Dalam dunia medis, kondisi ini dikenal sebagai Attention Deficit Hyperactivity Disorder atau ADHD.

Tapi tenang, dengan pendekatan yang tepat, anak tetap bisa tumbuh optimal tanpa harus dimarahi terus-menerus.


Kenali Dulu: Aktif vs Hiperaktif

Tidak semua anak aktif berarti mengalami Attention Deficit Hyperactivity Disorder.

Ciri anak hiperaktif biasanya:

  • Sulit fokus dalam waktu lama
  • Impulsif (bertindak tanpa berpikir)
  • Tidak bisa diam bahkan dalam situasi tenang
  • Sering memotong pembicaraan

Kalau gejala ini konsisten, sebaiknya konsultasi ke tenaga profesional.

BACA ARTIKEL  Orang Tua Zaman Now Wajib Tahu! Tips Parenting di Era Digital Biar Anak Nggak Over Screen Time

1. Buat Rutinitas yang Jelas

Anak hiperaktif sangat terbantu dengan jadwal yang teratur. Mulai dari bangun tidur, makan, belajar, hingga waktu bermain.

Kenapa penting?
Rutinitas membantu anak merasa lebih aman dan mengurangi perilaku impulsif.


2. Arahkan Energi Berlebih

Anak hiperaktif punya energi besar—jadi jangan ditekan, tapi diarahkan.

Contoh aktivitas:

  • Olahraga (lari, berenang, sepeda)
  • Bermain di luar rumah
  • Kegiatan kreatif seperti menggambar

Ini membantu mereka menyalurkan energi dengan cara positif.


3. Gunakan Komunikasi yang Singkat dan Jelas

Anak dengan gejala Attention Deficit Hyperactivity Disorder cenderung sulit memahami instruksi panjang.

https://dailystory.id

Leave a Comment